Motifasi Sukses Hari Ini

Saat orang lain diam, kita jalan. Saat orang lain jalan, kita lari.
Saat orang lain lari, kita sudah sampai. Saat orang lain sampai, kita istirahat.
Saat orang lain istirahat, kita udah jalan lagi.
One stop a head

April 30, 2008

Filed under: About - Go Far @ 11:41 am


Nama : Abdul Gofar S.Kom
Tempat, Tanggal lahir : Kuningan – JABAR, 20 April 1985
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Belum Menikah (Rencana nanti bentar lagi)
Alamat : Jl. Ciledug Raya Laboratorium
Komputer UBL Petukangan Utara
Jakarta Selatan
12260
Email : gofar@kerjarodi.or.id
Pendidikan Terakhir : Universitas Budi Luhur
Jurusan Teknik Informatika (S. Kom)
Jenjang S1, 2008

Pendidikan Formal

Dulu Saya pernah tuh disekolahin sama OrTu di TK Islam Dewi Sartika. Kata OrTu sich masuk ki Nol Kecil dan Nol Besar dan yang pasti lucu banget (gemesin kalo kata Teteh mah). hehehe
Ini beneran lho.. klo ga pecaya, saya ada ni Ijazahnya.

Terus setelah itu, saya langsung naik ni ceritanya. Saya disekolain juga di Sekolah Dasar Negeri VIII Kuningan – JABAR. Wah.. Prestasinya luar biasa waktu itu.. Alhamdulillah itu berlangsung sampe kelas enam.. Syukur OrTu bangga banget sama saya. Eit jangan salah.. Ini juga ada Ijazahnya

Suatu kebanggaan memang berada didalam keluarga yang Subhanallah Luar Biasa. Saya pun bisa melanjutkan Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 3 Kuningan. Banyak pengalaman menarik disana.. Apalagi pas pembagian ijazah diakhit tahun ketiga. Sesuatu yang takan terlupakan terjadi disana. (Penasaran ga.. liat ini deh) Terimakasih ya teman-teman, kalian memang sahabat yang sangat baik buat saya.

Sudah Saya dambakan sejak SMP, untuk sekolah di SMA. Secara di depan sekolah dulu ada anak-anak SMA yang nongkronk-nongkronk gitu di depan sekolah. Akhirnya impian untuk sekolah di SMA terkabulkan, saya sekolah di SMA Negeri 1 Garawangi tercinta. Mulai dari sana, pendewasaan semakin meningkat. Secara udah SMA gitu lho.. Dari baru masuk tu sekolah, udah banyak yang nanya. Eh.. Kamu anaknya Pak Haji ya? wah.. saya terheran-heran ko bisa tau ya Bapak saya udah ke haji. Ternyata eh ternyata mereka muridnya Bapak saya.. Bapak saya kan penebar ilmu di SMP Negeri 1 Garawangi, jadi ga sedikit yang melanjutkan ke yang berbau Garawangi. Langsung terkenal deh tuh.. hihihi jadi malu!
Oh iya.. Tidak lupa.. Ada ijazahnya juga ko.. hahaha
Lagi-lagi Ijazah.. Ijazah lagi-lagi..

Waktu masa-masa kuliah.. Apalagi pas awal-awalnya.. Maklum saya kan dari sunda.. Jadi pas ke Jakarta ngomongnya itu ga lepas dari kata-kata “teh” dan “mah”. (Sekarang juga masih sih.. hihihi). Jadi diketawain tu.. huh. ga sopan emang tu orang.. Tapi klo di perhatikan mereka malah seneng lho, gangguin sy waktu itu.. Kata mereka.. “ini teh susu” pokonya gitu-gitu deh.. Ya.. Saya mah seneng aj sih orangnya. Tetap tersenyum meskipun lagi bingung.. halah.. apa coba!

Semester pertama waktu itu saya bersaing dengan teman saya tuh.. coz dia jago banget matematik nya.. Paling semang klo dah mata kuliahnya Matrik.. Wuih.. Cepet-cepetan gitu.. (Wajar masih anget-angetnya bawaan dari SMA). Semester kedua, ketiga dan sampe di semester enam saya Kuliah Kerja Praktek (KKP). Alhamdulillah dapet nilai “A”.. Membanggakan banget itu.. Trus sampai akhirnya semester tujuh saya SKRIPSI.. Judulnya lumayan menggigit..


..Lanjutin baca ah..

April 3, 2008

Filed under: Artikel - Go Far @ 1:48 am

“Dengan sangat senang, yang disebut ‘Dialog Terbuka’ adalah diskusi secara nyata dan bertanggung jawab,” kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya kepada okezone, Selasa (1/4/2008). Roy memastikan siap hadir dalam acara itu secara profesional seperti layaknya acara seminar. “Tolong mereka menyiapkan tempat umum yang ilmiah seperti kampus, diliput media, dan hadir secara nyata. Saya tidak melayani diskusi maya,” tegas dosen UGM Yogyakarta itu.
sumber : Okezone

Untuk menanggapi kutipan berita diatas, saya dengan ini mengundang secara resmi Sdr. Roy Suryo untuk hadir dalam acara Dialog Terbuka yang akan membahas tema isu seputar blogger terkait dengan statemen-statemennya yang telah dikeluarkannya di media massa.
Acara akan diselenggarakan pada:


..Lanjutin baca ah..

April 2, 2008

Filed under: Motivation - Go Far @ 7:22 am

“Cinta yang tulus di dalam hatiku,
Telah bersemi karena-Mu
Hati yang suram
kini tiada lagi
Tlah bersinar karena-Mu
Semua yang ada pada-Mu
Membuat diriku
tiada berdaya
Hanyalah bagi-Mu
Hanyalah untuk-Mu
Seluruh hidup
dan cintaku…”

Masih terngiang lirik lagu Cinta Yang Tulus yang dinyanyikan Bangun Sugito alias Gito Rollies, yang popular di tahun 80an. Lagu yang pernah dipopularkan The Rollies itu memang liriknya terkesan religius. Namun kesan itu menjadi paradoks ketika tahu sisi gelap dari kehidupan si pelantun tembang tersebut. Penampilan Gito kala itu urakan dengan rambut awut-awutan dan celana jin belel menghiasi kejayaan The Rollies Band di era 1980-an. Bahkan lagu-lagu cadas meluncur dari suara seraknya. Segudang kendugalannya kerap dikupas dan menjadi langganan infotainment.

Sudah menjadi rahasia umum bila dunia selebritis di mana pun berada selalu dekat dan akrab dengan dunia gemerlap (dugem) yang kerap diselingi berbagai macam kesenangan sesaat seperti narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. Tak terkecuali pria kelahiran Biak, 1 November 1947 ini.

“Tiap Jumat siang kami berangkat ke daerah Puncak Bogor untuk pesta miras dan narkoba,” Ungkap Gito dengan nada sesal.

Sebelum merasakan ke-Mahaan Allah dalam dirinya,
..Lanjutin baca ah..